Setelah kemarin Cerita Sex Terpanas menghadirkan Cerita Sex Sekretaris dengan pacar sendiri. kali ini ada Cerita Sex Penis Besar yang dimana berhubungan dengan atasanya sendiri. Penasaran dengan ceritanya? Simak langsung di bawah!

Cerita Sex Penis Besar Aku Sukai Walaupun Terpaksa

Aku Menikmati Penis Besar Dengan TerpaksaSebagai keluarga dari kalangan atas, menghabiskan waktu liburan berbintang lima di Nusa Dua Bali bukanlah masalah bagi keluarga Melisa. Selama beberapa hari Melisa menghabiskan waktu liburan dengan suami dan dua orang anaknya disana. Setelah beberapa hari, suami Melisa mengajaknya untuk ke Lombok. Tapi dengan alasan Melisa merasa bosan dengan tempat itu, juga perjalanan dengan kapal fery yang yang cukup makan waktu, maka Melisa menolak ajakan suaminya itu. Cerita Sex Penis Besar

Akhirnya suami dan kedua anaknya segera menuju Lombok tanpa Melisa. Melisa, 31 tahun, walau sudah punya anak dua orang tapi penampilan dan gayanya mirip dengan layaknya gadis kota masa kini. Wajah sangat cantik, putih, dan tubuh sintal selalu membuat lelaki manapun akan tertarik. Salah satu nilai lebih dari rumah tangga Melisa adalah kebebasan yang diberikan suaminya kepada Melisa untuk boleh bergaul atau jalan dengan siapa saja asal Melisa selalu jujur kepada suaminya itu. Hal ini terjadi karena suaminya sangat tahu akan libido Melisa yang sangat tinggi hingga suaminya agak kewalahan dalam melayani kebutuhan seksual Melisa. Dan nilai lebih dari Melisa adalah kejujuran kepada suaminya bila dia jalan dan main dengan pria lain.

Cerita Sex Penis Besar Aku Sukai Walaupun Terpaksa

Pagi itu di restoran hotel, ketika Melisa sedang makan pagi..

“Hei”, terdengar suara diiringi dengan tepukan tangan di pundak Melisa.

“Hei, Gita.. Roby.. Pak Andika..”, sahut Melisa senang ketika melihat mereka bertiga.

“Mana suamimu?”, tanya Gita. “Sedang ke Lombok dengan anakanak”, jawab Melisa.

“Duduklah di sini, temani aku makan..”, kata Melisa.

Mereka pun segera duduk dan makan pagi bersama satu meja. Gita dan Roby adalah teman bisnis suami Melisa di Jakarta, sedangkan Andika adalah seorang dokter, duda, yang jadi dokter keluarga Melisa. Andika dikenalkan kepada keluarga Melisa oleh Gita dan Roby dulunya. Cerita Sex Penis Besar

“Nanti malam kita turun yuk? Kita habiskan malam bersama di diskotik”, ajak Roby kepada Melisa.

“Entahlah..”, kata Melisa.

“Loh kenapa? Ayolah Bu Melisa, kita sekalisekali bergembira bersama”, kata Andika ikut menyela sambil tersenyum menatap Melisa. Cerita Sex Penis Besar

“Ikutlah, Melisa.. Masa cuma aku seorang ceweknya..”, kata Gita.

“Baiklah kalau begitu.. Aku ikut”, kata Melisa sambil tersenyum.

“Kamu tinggal di kamar berapa?”, tanya Roby kepada Melisa.

“Aku di suite room..”, kata Melisa sambil menyebutkan nomor kamarnya.

“Ha? Kalau begitu kita bersebelahan dong..”, kata Gita sambil menyebutkan nomor kamar mereka.

“Yee.. Kok aku tidak tahu, ya? Kapan kalian check in?”, tanya Melisa.

“Semalem. Tadinya kami mau tinggal di kamar lain, tapi karena sudah penuh, akhirnya kami ditunjukkan kamar yang masih pada kosong..”, kata Roby. Cerita Sex Penis Besar

“Tau nggak kalau kamar kita terhubung oleh connecting door?”, kata Melisa kepada Gita.

“Iya? Berarti kita bisa kumpulkumpul nih..”, kata Gita girang.

“Oke deh, Melisa.. Nanti malam kita pergi bareng ke Diskotik, ya?, ujar Roby.

“Aku bawa minuman enak dari Perancis nanti..”, kata Roby lagi.

“Baiklah. Kalian pada mau kemana?”, tanya Melisa.

“Kami ada keperluan dulu. Bye..”, kata Gita sambil bangkit diikuti Roby dan Andi, lalu mereka pergi.

Malamnya, dengan memakai Tshirt ketat plus rok katun sangat mini sehingga paha mulusnya tampak dengan indah, Melisa berangkat dengan mereka ke diskotik.

“Kita minum dulu deh biar hangat”, kata Roby sambil menuang minuman bawaannya ke dalam gelas dan disodorkan kepada Melisa. Cerita Sex Penis Besar

“Okay.. Siapa takut..”, kata Melisa sambil meneguk minumannya.

“Hm.. Enak.. Manis.. Give me more, please.”, kata Melisa kepada Roby.

Robypun segera menuang lagi minuman ke gelas Melisa yang sudah kosong.

“Jangan terlalu banyak, Melisa.. Nanti kamu jadi hot, loh..”, kata Gita sambil tertawa.

Mereka tertawatawa sambil menikmati minuman berakohol diiringi lagu yang diputar DJ.

“Turun, yuk..”, ajak Andika kepada Melisa.

“Ayo..”, kata Melisa sambil bangkit.

Perasaannya sudah mulai terpengaruh alkohol. Akhirnya Gita dan Roby serta Melisa dan Andika melantai mengikuti hentakan irama yang cepat. Sampai akhirnya ketika lagu berganti ke irama slow, Melisa dan Andika saling berangkulan dan berdansa mengikuti alunan irama lagu. Cerita Sex Penis Besar

“Mmhh..”, Melisa mendesah hampir tak tedengar ketika dadanya bersentuhan dengan dada Andika.

Entah karena pengaruh alkohol atau memang karena libido Melisa yang tinggi, puting susu Melisa mengeras dan makin mengeras ketika dadanya bersentuhan dengan badan Andika. Gairah Melisa bangkit karenanya. Tapi Melisa masih bisa menahan dirinya. Mereka terus menikmati waktu yang ada sambil meneguk minuman hingga wajah mereka memerah. Melisa benarbenar menikmati malam itu selagi bisa bebas dari beban pekerjaan dan anakanaknya. Sampai ketika waktu menunjukkan jam 1.00 pagi mereka segera pulang ke hotel. Cerita Sex Penis Besar

“Kita ngobrol di kamar saja, yuk?”, kata Roby.

“Okay.. Nanti aku buka connecting doornya”, kata Melisa sambil berlalu menuju kamarnya.

Sementara Gita, Roby dan Andika masih dudukduduk di lobby.

Sesampainya di kamar, Melisa segera membuka connecting doornya, lalu dia ketuk pintu sebelahnya. Tidak ada jawaban.

“Ah, masih pada di bawah barangkali..”, pikir Melisa sambil merebahkan badannya di ranjang.

Hampir setengah jam menunggu, ternyata mereka tidak datang juga. Akhirnya Melisa memutuskan untuk berendam air hangat dan mandi selama beberapa menit. Cerita Sex Penis Besar

“Hei.. Sorry kami kelamaan..”, suara Gita yang tibatiba masuk kamar mandi mengagetkan Melisa yang baru saja memakai kimono.

“Roby dan Andika di ruang tengah..”, kata Gita lagi sambil agak sempoyongan.

“Kamar kamu enak juga ada ruang tamunya.. Kita bisa ngobrol disini..”, kata Gita lagi.

“Shit!! Ngapain kumpul di kamar aku?”, bisik hati Melisa.

“Hei perempuan! Cepatlah kemari.. Kita habiskan sisa minuman tadi”, terdengar suara Roby memanggil.

Akhirnya mereka berempat lagilagi meneguk bergelas alkohol yang dibawa Roby.

“Ohh.. Gawat! Kenapa aku jadi pengen..”, hati Melisa berbisik ketika pengaruh alkohol mulai menjalar di tubuhnya.

Terasa oleh Melisa buah dada serta puting susunya mulai mengeras lagi, sementara memeknya terasa berdenyut basah menahan gairah. Cerita Sex Penis Besar

“Aku akan hirup udara segar dulu..”, kata Melisa sambil bangkit agak terhuyung menuju teras.

Dihirupnya udara malam dalamdalam untuk mengurangi sesuatu di dalam tubuhnya yang mulai menggoda imannya.

“Ohh..”, tibatiba terdengar suara Roby mendesah keras dari dalam.

Melisa segera melongokan kepalanya untuk melihat apa yang terjadi.

“Oh my God!”, batin Melisa ketika melihat apa yang terjadi. Gairah dan denyutan memeknya semakin terasa menggoda. Cerita Sex Penis Besar

Di depan matanya, Melisa melihat bagaimana Gita berciuman dengan suaminya di kursi sambil tangannya mengocok penis Roby yang sudah tegak. Celana Roby hanya dibuka dan diperosotkan sebatas pahanya saja.

“Ohh.. Cepat hisap penis aku, bitch!”, kata Roby kepada Gita.

Dengan serta merta Gita menurunkan kepalanya, lalu dengan segera penis Roby sudah dilahapnya sambil tetap dikocok pelan.

“Ooh..”, desah Roby ketika lidah Gita menjilati kepala penisnya sambil batangnya tetap dikocok tangan Gita.

“Apa yang harus aku lakukan?”, batin Melisa ketika melihat penis Roby yang basah di jilat dan dihisap mulut Gita.

Gairahnya semakin memuncak. Dengan mata agak nanar terus dilihatnya Gita dan Roby. Antara sadar dan tidak, tak terasa oleh Melisa ketika Andika menempelkan tubuhnya dari belakang. Tangan Andika menyusuri kaki Melisa dari betis sampai paha lalu naik ke pantat Melisa yang belum sempai memakai pakaian dalam sejak selesai mandi tadi. Cerita Sex Penis Besar

“Hei! Pak Andika ngapain?!”, kata Melisa kaget sambil menepis tangan Andika dari pantatnya.

“Kita samasama tahu samasama mau kan..”, kata Andika sambil mendekati Melisa.

Melisa segera menghindar dan berlari menuju kamarnya melewati Gita dan Roby yang sedang asyik melakukan oral seks. Gita dan Roby sampai kaget dan menghentikan cumbuan mereka ketika melihat Melisa melintas. Di dalam kamarnya Melisa masih bingung dan teringat akan oral seks Gita dan Roby serta perlakuan Andika kepadanya. Sebetulnya gairah Melisa sudah sangat memuncak saat itu, tapi entah kenapa masih ada rasa ragu di hatinya. Cerita Sex Penis Besar

Bercinta Dengan Menikmati Penis Besar

“Ada apa, Melisa?”, tibatiba Gita masuk kamar dan menghampiri Melisa yang masih berdiri.

“Entahlah.. Aku.. Aku aku tak tahu..”, kata Melisa sambil melepas kimono lalu segera memakai celana dalamnya. Cerita Sex Penis Besar

Tapi ketika Melisa akan memakai memakai Bra, tibatiba Gita memeluknya dari belakang hingga Melisa tidak jadi memakai Bra tersebut.

“Ayolah Melisa, kita nikmati malam ini..”, bisik Gita ke telinga Melisa.

“Mmhh..”, desah Melisa ketika tangan Gita mengusap seluruh badannya.

Usapan dan belaian tangan Gita kembali mengobarkan gairah Melisa yang sempat surut.

“Kapan lagi kita bisa bersama seperti ini?”, bisik Gita lagi sambil tangannya meremas kedua buah dada Melisa dari belakang. Cerita Sex Penis Besar

“Ohh..”, desah Melisa sambil terpejam menikmati sensasi jari tangan Gita ketika memainkan dan memelintir puting susunya.

“Mmhh.. Ohh..”, desah Melisa makin keras ketika lidah dan bibir Gita menyusuri telinga, tengkuk dan lehernya sembari tangannya tetap meremas dan memainkan puting susu Melisa.

“Nikmati saja malam ini..”, bisik Gita sambil membalikan badan Melisa dan merebahkannya di ranjang.

“Oww..”, jerit lirih Melisa ketika lidah dan bibir Gita menciumi dan menjilati buah dada serta puting susunya.

“Gitaihh.. Oohhsshh..”, jerit Melisa makin keras ketika jari Gita masuk ke celana dalam dan menggosok memeknya.

Tubuh Melisa menggeliat terbawa rasa nikmat dan terlepasnya himpitan gairah yang tertahan sebelumnya. Cerita Sex Penis Besar

“Kamu menyukai ini?”, bisik Gita sambil lidah dan mulutnya turun menyusuri perut sementara tangannya melepas celana dalan yang dipakai Melisa.

“Ohh.. Assttiihh..”, jerit Melisa ketika ada rasa nikmat yang menjalar ketika lidah Gita dengan liar menyusuri belahan memeknya.

“Ohh Gita.. Enakkhh”, desah Melisa waktu lidah Gita menjilati kelentit dan sesekali mengulumnya.

“Anniihh.. Akku.. Keluarrhh..!”, jerit Melisa sambil menggelinjang dan mendesakan kepala Gita ke memeknya ketika ada semburan hangat terasa di memeknya yang disertai rasa nikmat yang luar biasa.

Gita tersenyum sambil bangkit lalu memeluk dan melumat bibir Melisa.

“Aku baru kali ini merasakan bercumbu dengan wanita.. Ternyata memuaskan..”, bisik Melisa sambil sesekali mengecup bibir Gita. Cerita Sex Penis Besar

Ketika Melisa dan Gita saling lumat bibir, terasa oleh Melisa ada tangan yang menjamah, membelai dan meremas pelan buah dadanya.

“Sayang, kamu layani si Andika..”, Roby menyuruh dan menarik tubuh Gita dari atas tubuh Melisa.

“Kamu menyukai permainan istriku, Melisa?”, kata Roby yang sudah telanjang bulat sambil menindih tubuh Melisa serta mulai menciumi leher lalu turun ke buah dada Melisa. Cerita Sex Penis Besar

“Jangaann!! “, teriak Melisa sambil meronta menjauhkan wajah Roby dari buah dadanya.

Tapi Roby dengan cepat memegang kedua tangan Melisa, lalu lidah dan mulutnya kembali meneruskan menjilati buah dada dan puting susu Melisa. Cerita Sex Penis Besar

“Ohh.. Jangaannhh.. Janghh.. Jangannhh..”, rintih Melisa diantara rasa malu, rasa terhina, serta rasa nikmat ketika lidah Roby bisa memberikan rasa itu.

Apalagi ketika penis Roby yang tegang dan tegak mengesekgesek memeknya yang sudah basah. Bahkan ketika lidah Roby turun ke perut, turun lagi hingga mencapai memeknya, Melisa kembali menggelepar dalam kenikmatan walau hatinya menolak diperlakukan demikian. Cerita Sex Penis Besar

“Jangannhh..!”, jerit lirih Melisa ketika Roby mulai mengarahkan penisnya ke lubang memeknya.

Gita yang sedang asyik disetubuhi Andika sempat menghentikan persetubuhannya lalu bangkit dan mencoba memegang penis Roby agar tidak menyetubuhi Melisa. Cerita Sex Penis Besar

“Sudah! Kamu nikmati saja penis si Andika sana!”, kata Roby agak keras sambil mendorong tubuh Gita.

“Sudahlah, Gita.. Sini!”, kata Andika sambil menarik dan merebahkan tubuh Gita di karpet lalu kembali menyetubuhi istri temannya itu.

“Ohh..!”, terdengar desah Melisa ketika penis Roby masuk ke memeknya lalu dengan kasar dan cepat Roby menggenjotnya.

“Jangan, Robyii.. Lepaskan aku!”, jerit lirih Melisa di sela rasa sakit dan nikmat ketika penis Roby keluar masuk memeknya.

“Fuck you, bitch!”, kata Roby sambil mengangkat satu kaki Melisa dan di tahan oleh pundaknya.

“Ohh.. Memekmu nikmat, Melisa..”, kata Roby sambil memompa penisnya lebih dalam dengan posisi demikian.

“Ohh.. Mmhh..”, desah Melisa sambil terpejam.

Rasa sakit yang ada kini berganti rasa nikmat yang luar biasa.

“Bagaimana rasanya, sayang..”, terdengar suara Gita di samping Melisa ketika Gita mengganti posisi dengan doggy style di atas ranjang.

“Kamu nikmati saja malam ini, Melisa.. Kapan lagi kita bisa bersama seperti ini..”, Andika menyela sambil mengenjot memek Gita dalam posisi menungging.

“Mmhh.. Sshh.. Ohh”, Melisa hanya menjawab dengan desahan pertanda sedang menikmati suatu kenikmatan ketika Roby dengan ganas mengeluarmasukkan penis ke memeknya. Cerita Sex Penis Besar

“Ooww.. Ohh..!”, terdengar suara Melisa menjerit sambil memegang tangan Roby dengan kencang.

Sementara tubuhnya menggeliat serta mendesakkan memeknya ke penis Roby dan menggoyangnya dengan cepat.

“Serr! Serr! Serr!”, kembali memek Melisa mengeluarkan air mani yang menyembur hangat di dalam memeknya.

“Ohh.. Fuck you! Fuck you!”, kata Roby sambil menggenjot penisnya makin cepat dan makin cepat.

“Crott! Croott! Crott!”, air mani Roby menyembur banyak di dalam memek Melisa.

“Oohh..!!”, desah Roby sambil merebahkan tubuhnya menindih tubuh Melisa. Cerita Sex Penis Besar

Melisa hanya bisa memejamkan mata setelahnya. Rasa lelah serta pengaruh alkohol yang masih ada membuatnya tak mempedulikan lagi keadaan disekelilingnya. Yang sempat terdengar oleh telinga Melisa adalah teriakan kenikmatan yang keluar dari mulut Gita dan Andika yang sedang asyik bersetubuh di depan suami Gita sendiri. Mata Melisa sedikit demi sedikit makin berat. Hanya rasa nyaman dan sisasisa kenikmatan di memek Melisa yang membuat memeknya berdenyutdenyut hingga Melisa tertidur. Cerita Sex Penis Besar

Melisa tertidur sampai siang hari dalam kedaan telanjang bulat. Tubuhnya tertidur hanya diselimuti oleh bed cover. Tak terdengar olehnya ketukan pintu oleh cleaning service. Sehingga ketika cleaning service membuka pintu dengan kunci cadangan yang dia bawa, dia begitu terkejut melihat tubuh molek tergolek di ranjang.

“Eh.., maaf, Bu.. Saya kira tidak ada siapsiapa di dalam”, kata petugas kebersihan tersebut.

“Tidak apaapa.. Kembali lagi saja dan bereskan kamar saya nanti agak siang..”, kata Melisa sambil menyelimuti tubuhnya lebih rapat.

Cerita Dewasa 2000 Setelah petugas itu keluar, Melisa hanya bisa merenungi apa yang terjadi semalam. Melisa sendiri merasa heran, dirinya tidak mau dipaksa, diperkosa, entah apapun namanya, tapi yang jelas dirinya begitu menikmati perlakuan orang lain yang begitu kasar pada dirinya pada akhirnya. Cerita Sex Penis Besar

Melisa memang sangat suka berpetualang seks dari sebelum menikah sampai sekarang, tapi belum pernah merasakan sensasi kenikmatan seperti yang dirasakan semalam. Ingin rasa hati Melisa menceritakan hal ini kepada suaminya, tapi pertentangan batin terjadi dalam hatinya karena hal ini menyangkut kepada temanteman baik suaminya. Bahkan terbersit keinginan Melisa untuk kembali ingin mendapatkan sensasi kenikmatan dengan menjadi objek pemaksaan seksual. Cerita Sex Penis Besar

Like & Share !