Setelah kemarin Cerita Sex Terpanas menghadirkan Kisah Sex Pembantu dengan pacar sendiri. kali ini ada Cerita Sex Bu Guru yang dimana berhubungan dengan atasanya sendiri. Penasaran dengan ceritanya? Simak langsung di bawah!

Cerita Sex Bu Guru Yang Haus Sex

Goyangan Maut Bu Guru Namaku Setiawan dan sekarang umurku baru 20 tahun, dan perawakanku tinggi 175 cm dan kulitku cukup puith, sedangkan mataku berwarna coklat, dan kisah yang aku ceritakan ini adalah kisah nyata sekaligus pengalaman hidupku. Tahun 2011 yang lalu… Saat ini aku sekolah di salah satu SMA yang ada di kisaran (kepulauan Sumatera Utara). Sekolahku letaknya jauh di luar kota (kira2 16 km dari kota tempat tinggalku), dan sehari-hari aku pergi menggunakan bus jemputan sekolahku, dan dari sinilah kisahku bermula. Pada suatu siang saat di sekolahan aku dan teman-teman sedang istirahat di tongkrongan dekat dengan sekolah dan sambil bercanda ria. Dan saat itu pula ada guruku sedang makan bersama kami, pada saat itu pula aku merasa sering di lirik oleh ibu itu (panggil saja RAISA). Bu Raisa badannya langsing cenderung agak kurus, matanya besar, mulutnya sedikit lebar dan bibirnya tipis, payudaranya kelihatan agak besar, sedangkan pantatnya padat dan seksi, Bu Raisa adalah guru kelasku yang mengajar mata pelajaran bahasa inggris, dan dalam hal pelajarannya aku selalu di puji olehnya karena nilaiku selalu mendapat 8. Cerita Sex Bu Guru

Saat didalam pelajaran sedang berlangsung Bu Raisa sering melirik nakal ke arahku dan terkadang dia sering mengeluarkan lidahnya sambil menjilati bibirnya, dan terkadang dia suka meletakkan jari tangannya di selangkangannya dan sambil meraba di daerah sekitar vaginanya. Dan terkadang saya selalu salah tingkah di buatnya (maklum masih perjaka!!!!), dan kelakuannya hanya aku saja yang tahu. Saat istirahat tiba aku di panggil ke kantor oleh ibu guru itu, dan saat itu aku di suruh mengikutinya dari belakang. Jarak kami terlalu dekat sehingga saat aku berjalan terlalu cepat sampai-sampai tangan Ibu Raisa tersentuh penisku (karena Bu Raisa kalau berjalan sering melenggangkan tangannya) yang saat itu sedang tegang akibat tingkahnya di kalas. Namun reaksi Ibu Raisa hanya tersenyum dan wajahnya sedikit memerah. Sampai saat aku pulang menaiki bus jemputan kami. Cerita Sex Bu Guru

Cerita Sex Bu Guru Yang Haus Sex

Aku dan temanku duduk paling belakang, sedangkan Bu Raisa duduk di kursi deretan paling depan. Saat semua teman-temanku sudah turun semua (saat itu tinggal aku Bu Raisa dan supirnya) Bu Raisa melirik nakal ke arahku, dan tiba tiba ia langsung pindah duduknya di sebelahku dia duduk paling pojok dekat dinding), dan dia menyuruhku pindah di sebelahnya, dan aku pun menanggapi ajakannya. Saat itu dia meminjan handphone aku, katanya dia mau beli hp yang mirip punyaku entah alasan atau apalah… Saat dia memegang hp ku tiba-tiba hp ku berbunyi, dan deringan hp ku saat itu berbunyi desahan wanita saat di entot. aaaahhhhh… ahhhhshhhhshshh… oooooo… oooooohhhhhh dan seterusnya ternyata temanku yang menelepon. Tanpa basa basi Bu Raisa bilang “apa ngga ada yang lebih hot, ibu mau dong”. dengan nada berbisik. Yang membuatku nafsu. “jangan malu-malu tunjukin aja ama ibu… ” Saat itu kupasang ear phone dan langsung aku perlihatkan rekaman video porno yang ku dapat dari temanku. Cerita Sex Bu Guru

Tanpa aku sadari Bu Raisa meraba penisku yang saat itu sedang tegang-tegangnya, dan dia terkejut, “wooow besar sekali anumu… ” Padahal aku punya ngga gede-gede amat, panjangnya 15 cm dan diameternya 2.3 cm aja yaaa standart lahhhh… Dan terjadilah percakapan antara aku dan Bu Raisa: Saat itu dia berbisik padaku “aku masih perawan looo… ” di iringi dengan desahan. Lalu jawabku “oh yaaa, saya juga masih perjaka bu… ” Bu Raisa: jadi klo gitu kita pertemukan saja antara perjaka dan perawan, pasti nikmat… (tanpa basa basi lagi) lalu jawabku malu aku: “ngga ah bu , saya ngga berani!!” Bu Raisa: “ayolah… (dengan nada memelas)” aku: “tapi di mana bu? (tanyaku!)” Bu Raisa: “di hotel aja biar aman” aku: “tapi aku ngga punya uang bu” Bu Raisa : “ngga apa-apa ibu yang bayarin!!!”

Perjaka Ku Hilang Dengan Mantan Guruku

Dan saat tiba di kamar hotel ibu itupun langsung beraksi tanpa basa basi lagi. ia melucuti bajunya satu persatu sambil di iringi dengan desahan… yang pertama ia lepaskan adalah jilbab yang menutupi kepalanya, lalu baju, kemudian rok panjangnya. dan tibala saat ia melepaskan bh nya, yang ku lihat saat itu adalah toket ibu yang putih mulus (mungkin karena sering di tutupi kalleeee) dan putingnya yang masih merah. dan pada saat ia mau melepaskan celana dalamnya dia bertanya padaku… “mau bantuin ngga… ” lalu hanya ku jawab dengan mengangguk saja. tanpa basa basi juga, aku mulai melepaskan celana dalamnya yang berwarna putis tipis. yang kulihat saat itu adalah jembut tipis saja, lalu aku mulai menyandarkannya di dinding kamar sambil kujilati. dan timbullah suara desahan yang membuata tegang penisku ah… ahh… ahhhhshhhh… terruussss… ohhh… yeahhh… oooohhhhh… au… udahh dong ibu ngga tahan lagi… ooohhhh… yeah… o… o… oo… ohhhh… tanpa ku sadari ada cairan yang membasahi wajahku. cairan putih ituku hisap dan ku tumpahkan ke dalam mulutnya, ternyata Bu Raisa suka “mau lagi donggg… ” lalu aku kembali menghisap vagina Bu Raisa yang basah dan licin kuat-kuat… “aaahhhh… ahhh… aarrgghh… uh… uh… uh… uh… ouuu… yeah… dan di sela teriiakan kerasnya muncrat lagi cairan putih kental itu dengan lajunya crroot… crooot. Cerita Sex Bu Guru

di saat dia terbaring lemas aku menindih badan Bu Raisa dan selangkangannya ku buka lebar2, lalu ak u mencoba memasukkan penisku ke dalam vaginanya Bu Raisa dan yang terjadi malah ngga bisa karena sempit. saat ku tekan kepala penisku sudah masuk setengah dan ibu itu berteriak “ahhhh… ahhhh.ahhhhh… ahhhhh… , sakitttt… ahhh… pelan-pelan dong… ” seakan tak perduli kutekan lagi. kali ini agak dalam ternyata seperti ada yang membatasi. ku tekan kuat-kuat “ahhhhhhh… aaaaaa… aaaauuuuu… , sakit… ohh… oh… ooghhhhhh… ” aku paksakan saja… akhirnya tembus juga. “ahhh… aaaaahhhhhh… , sakitttttttt… ” Bu Raisa berteriak keras sekali… Sambil aku dorong penisku maju mundur pelan dan ku percepat goyanganku. “aahhhhhh… auhhhhhhhh… u.h… u.u… hh… a… u… u… hhhDia terus menjerit kesakitan, dan sekitar 20 kali goyanganku aku terasa seperti mau keluar. Cerita Sex Bu Guru

Cerita Dewasa MesumLalu aku arahkan penisku ke mulutnya dan… croot… … crroootttt… sekitar 5 kali muncrat mulut Bu Raisa telah di penuhi oleh spermaku yang berwarna putoh kenta (maklum udah 2 minggu ngga ngocok) Selang beberapa menit aku baru menyadari kalau vagina Bu Raisa mengeluarkan cairan seperti darah. Lalu Ibu Raisa cepat-cepat ke kamar mandi. Setalah keluar dari kamar mandi Bu Raisa langsung menyepong penisku sambil tiduran di lantai. Ternyata walaupun perawan Bu Raisa pandai sekali berpose. Lalu ku pegang pinggul Bu Raisa dan mengarahkan ke posisi menungging. Lalu aku arahkan penisku ke vagina Bu Raisa, lalu ku genjot lagi… ohhh… oh… oohhhhh… h… hhhhhhh… hhhhh… Yesssss… ooohhhhh… yeahhhhh… saat aku sudah mulai bosan ku cabut penisku lalu ku arah kan ke buritnya “sakit ngga… ” laluku jawab “paling dikit bu… ” aku mencoba memasukkan tetapi ngga bisa karena terlalu sempit lalu Bu Raisa berkakta “ngga apa-apa kok kan masih ada vaginaku mau lagi nggaaaa… ” laluku entot lagi vaginanya tapisekarang beda waktu aku memeasukkan penisku ke dalam, baru sedikit saja sudah di telan oleh vaginanya. Ternyata vagina Ibu Raisa mirip dengan lumpur hidup. Cerita Sex Bu Guru

aku mengarahkan penisku lagi ahhh… ahhh… ahhh… ahh… oooouuuhh… yeah… ou… ou… ohhhhhh… dan saat sekitar 10 kali goyangan ku Bu Raisa melepaskan penisku “aku mau keluar… ” lalu ku jawab “aku juga bu… , kita keluarin di dalem aja buu… ” “iya deeh jawabnya… ” lalu kumasukkan lagi penis ku kali ini aku menusukknya kuat kuat. aaahhhh… ahhhh. Oooouuuuuuhhh… saat teriakan panjang itu aku menyemprotkan spermaku ke dalam vaginanya crroooot… crootttt… aku mendengar kata-katanya “nikmat sekali… ” Dan aku pun tidur sampai pagi dengan menancapkan penisku di dalam vaginanya dengan posisi berhadapan ke samping…

Like & Share !