Setelah kemarin Cerita Sex Terpanas menghadirkan Kisah Sex Penagih Hutang dengan pacar sendiri, kali ini ada Cerita Seks Dada Besar yang dimana berhubungan dengan atasanya sendiri. Penasaran dengan ceritanya? Simak langsung di bawah!

Cerita Seks Dada Besar dan Dada Kecil

Bersetubuh Dengan Wanita Dada BesarJessica (26 tahun, selanjutnya disebut Jesi) adalah seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi swasta di kota Sumedang. Setelah semester 6 ini dia libur selama sekitar satu bulan. Dia mengisi waktu dengan melakukan kerja praktek pada sebuah industri di sebuah kota di Jawa Tengah. Karena tidak mempunyai saudara atau teman di kota tersebut, maka oleh direksi industri tersebut dia dititipkan ke rumah kontrakan salah satu karyawati yang bernama Dea Natalia (24 tahun, selanjutnya disebut Dea). Kebetulan Dea tinggal sendirian di rumah itu. Cerita Seks Dada Besar

Malam itu Jesi telah tiba di rumah Dea dan langsung dijamu dengan makan malam. Mereka berdua berbincang-bincang mengenai banyak hal. Selesai makan malam pun mereka masih asyik berbincang-bincang. Selama berbincang-bincang tersebut Jesi sesekali melirik kedua payudara Dea yang berukuran 40. Kedua payudara Dea yang dilapisi bra berwarna hitam dan kaos putih ketat itu membuat iri Jesi. Dia iri karena kedua payudaranya hanya berukuran 32.

“Kenapa Jes?” Tanya Dea yang rupanya memperhatikan lirikan mata Jesi.

“Nggak kok.” Elak Jesi sambil tersenyum.

“Jujur saja. Aku tahu apa yang kau pikirkan.”

“Bener mbak. Nggak apa-apa kok.” Jesi masih mengelak. Dia juga menyebut Mbak kepada Dea meskipun dia lebih tua dari Dea. Jesi sendiri yang minta untuk memanggil Dea dengan sebutan Mbak ketika tiba di rumah Dea karena alasan senioritas. Dea telah bekerja sedangkan dia masih kuliah. Cerita Seks Dada Besar

“Kamu heran ya? Kenapa kedua payudaraku lain dengan kedua payudaramu?”

“Iya. Diapakan mbak? Pakai Suntik  ya mbak?” Tanya Jesi yang rambut lurus cepaknya berwarna kuning kuningan.

“Pakai oil.” Jawab Dea singkat.

“Boleh minta?”

Dea hanya mengangguk dan berdiri dari kursi menuju kamarnya.

“Nggak usah sekarang mbak. Besok saja. Jesi sudah ngantuk. Mau tidur. Besok kan mulai kerja.” Cegah Jesi yang juga berdiri dari kursi. Cerita Seks Dada Besar

Jesi yang masih lelah karena perjalanan dari Surakarta berusaha tidur. Bayangan kedua payudara Dea yang besar membuatnya sulit tidur. Akhirnya setelah beberapa saat dia pun tertidur. Pagi harinya dia terbangun. Dia lalu menuju dapur. Disana telah ada Dea yang tingginya sama dengan tingginya, yaitu sekitar 160 cm. Beratnya saja yang beda. Beratnya sekitar 55 kg. Sedangkan berat Dea sekitar 60 kg. Dia sedang membuat teh. Jesi menghampirinya. Dea yang menyadari kedatangan Jesi lalu berbalik. Cerita Seks Dada Besar

“Bagaimana? Bisa tidur nggak?” Tanya Dea.

“Nggak bisa mbak. Ingat payudara Mbak sih.” Jawab Dea sambil tersenyum yang dibalas oleh Dea dengan senyuman. Kemudian lanjutnya. Cerita Seks Dada Besar

“Boleh nggak mbak, Jesi lihat kedua payudara mbak?”

Cerita Seks Dada Besar dan Dada Kecil

Tanpa menunggu persetujuan Dea, Jesi sudah membuka ikatan kimono tidur berwarna coklat yang dipakai Dea. Rupanya tubuh berkulit sawo matang tersebut hanya memakai celana dalam berwarna putih. Dea juga membuka ikatan kimono tidur berwarna hitam yang dipakai Jesi. Sama dengan dirinya. Jesi yang berkulit putih mulus juga hanya memakai celana dalam berwarna kuning. Mereka berdua menjatuhkan kimono masing-masing ke lantai. Dan Jesi langsung membelai payudara kanan Dea. Cerita Seks Dada Besar

“Eeehmm..” Desah Dea.

Dea lalu membalikkan tubuh Jesi. Dibelainya tato bergambar kepala cewek di punggung sebelah kanan Jesi. Dia lalu membelai paha kiri Jesi dengan tangan kirinya.

“Eeehmm..” Desah Jesi.

Lalu diturunkannya celana dalam yang dipakai Jesi sampai terlepas dari tubuhnya. Kemudian giliran Jesi yang menurunkan celana dalam yang dipakai Jesi sampai terlepas juga dari tubuhnya. Jesi lalu jongkok dan membelai belahan kedua payudara Dea dengan tangan kanannya. Cerita Seks Dada Besar

“Eeehmm..” Desah Dea.

Tangan kiri Dea lalu memegang tangan kanan Jesi dan diremaskannya ke payudara kirinya.

“Ooohh..” Desah Dea.

Jesi lalu mundur dan duduk di kursi sambil menarik tubuh Dea. Sambil duduk dia menjilati payudara kanan Dea.

“Eeehmm..” Desah Dea.

Tangan kirinya membelai vagina Dea. Tangan kirinya lalu meremas payudara kanan Dea dan lidahnya menjilati puting payudara kanan Dea.

“Ooohh..aahh..oohh..eehmm..” Desah Dea.

Beberapa saat kemudian Jesi membalikkan tubuh Dea. Dari belakang kedua tangannya lalu membelai kedua payudara Dea dan dilanjutkan dengan meremas kedua payudara Dea. Cerita Seks Dada Besar

“Eeehmm..oohh..” Desah Dea.

“Sudah Jes. Nanti kita terlambat. Kita kan belum mandi dan sarapan.” Kata Dea sambil melepaskan diri dari jamahan Jesi. Kemudian Dea masuk ke kamar mandi yang tepat berada di samping dapur. Jesi mengikutinya. Cerita Seks Dada Besar

“Bolehkah aku ikut mandi dengan mbak?” Tanya Jesi yang masih berdiri di pintu kamar mandi.

Dea yang sedang mandi di bawah pancuran hanya menganggukan kepala sambil tersenyum menantang. Jesi kemudian bergabung mandi dibawah pancuran. Dia langsung disambut dengan Dea yang menempelkan tubuhnya ke tubuh Jesi. Dia mematikan pancuran dan tangan kirinya membelai vagina Jesi dan tangan kanannya memeluk pinggang Jesi. Cerita Seks Dada Besar

“Ooohh..aahh..” Desah Jesi.

Kemudian Dea semakin merapatkan tubuhnya yang basah ke tubuh Jesi yang juga basah. Kedua payudaranya menempel di kedua payudara Jesi yang kecil.

“Ooouhh..” Mereka berdua sama-sama mendesah.

Indahnya Mencintai Sesama Jenis Dada Besar

Bibirnya ditempelkan juga ke bibir Jesi. Mereka berdua berciuman dan saling berjilatan lidah. Tiba-tiba Jesi terpeleset. Untung dia bisa cepat menguasai tubuhnya sehingga dia tidak merasa kesakitan. Tapi dia tidak segera berdiri. Dia ingin Dea menolongnya. Dengan harapan dia dapat menarik tubuh Dea supaya ikut terjatuh. Ternyata Dea mengambil selang pancuran dan airnya disemprotkan ke vagina Jesi. Hanya sebentar. Dia lalu berjongkok dan menyabuni vagina Jesi dengan sabun. Diciumnya juga bibir Jesi yang membalas dengan hebatnya. Lama sekali Dea menyabuni vagina Jesi sambil sesekali jari tengah tangan kanannya dimasukkan ke vagina Jesi. Sementara tangan kirinya menuangkan sabun cair ke dalam bathtub. Cerita Seks Dada Besar

Lalu Dea menarik tubuh Jesi untuk masuk ke dalam bathtub. Mereka berdua lalu saling mengusapkan busa sabun ke tubuh mereka. Sesekali mereka berdua berciuman sambil saling menjilatkan lidah. Mereka berdua juga saling berpelukan dan menempelkan kedua payudara mereka.

“Ooouhh..” Mereka berdua sama-sama mendesah.

Kemudian Jesi membersihkan busa sabun yang berada di kedua payudara Dea dengan kedua tangannya. Dijilatinya puting payudara kanan Dea.

“Eeehmm..” Desah Dea.

Perlakuan Jesi membuat tubuh Dea semakin naik dan menjadikan dia berdiri dengan bersandar pada dinding kamar mandi. Jesi sudah tidak lagi menjilati puting payudara kanan Dea. Kini dia membersihkan busa sabun di vagina Dea dengan air. Lalu dia menghisap vagina Dea dengan lidahnya.

“Aaaghh..oohh..” Desah Dea.

Dea hanya bisa meremas-remas sendiri kedua payudaranya dengan kedua tangannya. Sesekali tangan kiri Jesi juga meremas payudara kiri Dea.

“Ooohh..” Desah Dea.

Mulutnya naik kembali ke atas dan menghisap payudara kiri Dea sambil jari tengah tangan kanannya mengocok vagina Dea.

“Oooughh..aahh..oouhh..” Desah Dea.

Dia lalu menempelkan kedua payudaranya ke kedua payudara Dea.

“Ooouhh..”

Dipeluknya Dea sambil menjilati lehernya. Tangan kiri Dea juga meremas pantat Jesi.

“Eeehmm..” Mereka berdua sama-sama mendesah.

Jesi kemudian menyodorkan payudara kanannya yang kecil ke mulut Dea yang mau saja menghisapnya.

“Oooughh..” Desah Jesi.

Tetapi hanya sebentar. Dea menuntun Jesi untuk membungkuk dengan kedua tangan berpegangan pada dinding kamar mandi. Digesek-gesekannya kedua payudaranya ke punggung Jesi. Cerita Seks Dada Besar

“Ooouhh..” Desah Dea.

Mereka berdua kemudian sadar bahwa mereka akan bekerja. Sehingga akhirnya mereka menyudahi permainannya. Mereka berdua kemudian mandi sambil sesekali masih saling membelai tubuh mereka. Terutama Jesi yang sering membelai kedua payudara Dea bergantian. Dia terpesona dengan kedua payudara Dea yang besar.

Sore harinya ketika pulang dari bekerja. Permainan mereka berdua berlanjut kembali.

“Mbak. Minta oilnya dong.” Kata Jesi.

“Sini.” Kata Dea sambil menarik Jesi ke kamarnya.

“Buka semua pakaianmu.” Lanjut Dea.

Jesi hanya menurut saja. Dia membuka semua pakaiannya. Ternyata Dea juga membuka semua pakaiannya. Kecuali celana dalam. Dea lalu mengambil sebuah botol dari lemarinya. Botol yang bertuliskan Breast Oil Africa. Kemudian dihampirinya Jesi yang sedang melepas miniset yang dipakainya. Dia tinggal memakai celana dalam. Dea kemudian memegang payudara kanan Jesi dan menuangkan isi botol ke payudara kanan Jesi setelah membuka tutupnya. Tangan kirinya kemudian meremas-remas payudara kanan Jesi. Cerita Seks Dada Besar

“Ooohh..” Desah Jesi.

Kemudian remasan tangan kirinya berpindah ke payudara kiri Jesi.

“Ooohh..” Desah Jesi.

Dia lalu membalikkan tubuh Jesi dan menuangkan isi botol ke punggungg Jesi. Diletakkannya botol itu ke meja dan dengan kedua tangannya diratakannya cairan itu ke seluruh tubuh Jesi baDean atas.

“Eeehmm..” Desah Jesi.

Lalu dibalikkan kembali tubuh Jesi sambil tangan kanannya mengambil botol di meja. Diserahkannya botol itu ke Jesi.

“Gantian ya.” Kata Dea.

Jesi hanya mengangguk sambil menerima botol itu dari tangan Dea. Dia kemudian menuangkan isi botol ke kedua payudara Dea sekaligus dalam jumlah besar. Kemudian dilemparkannya botol itu ke tempat tidur setelah ditutup. Kedua tangannya kemudian meratakan cairan itu ke seluruh tubuh Dea baDean atas terutama ke kedua payudara Dea. Cerita Seks Dada Besar

“Eeehmm..oohh..” Desah Dea.

Setelah dirasa cukup, Dea lalu memeluk Jesi dan menggesek-gesekkan kedua payudaranya ke kedua payudara Jesi selama beberapa menit.

“Ooouhh..”

Lalu mereka berdua melepaskan pelukan dan saling meremas kedua payudaranya.

“Ooohh..”

Dea menghentikan remasannya pada kedua payudara Jesi. Dia keluar kamar dan mengambil dua botol air mineral dari kulkas. Dia masuk kembali ke kamar dan dilihatnya Jesi masih meremas sendiri kedua payudaranya. Cerita Seks Dada Besar

“Ooocchh..” Desah Jesi.

Cerita Sex TerbaikDi depan Jesi, Dea membuka salah satu botol dan dengan menari-nari dia mengucurkan sedikit demi sedikit air itu ke kedua payudaranya. Dea membersihkan cairan dengan air mineral itu.

“Eeehmmm..” Desah Dea.

Jesi tertarik dan mengambil botol satunya dari tangan Dea. Dengan berhadap-hadapan Jesi juga membersihkan cairan pada kedua payudaranya sendiri.

“Eeehmmm..” Desah Jesi.

Dea melihat sebuah kesempatan. Tangan kirinya meremas dan menjilati payudara kanan Jesi yang bertambah besar dari biasanya meskipun tidak sebesar dari yang dia punya. Cerita Seks Dada Besar

“Oooocchhhh..eehmm..” Desah Jesi.

Dibalikkannya tubuh Jesi dan dari belakang tangan kirinya meremas kedua payudara Jesi bergantian.

“Ooocchh..” Desah Jesi.

Sementara tangan kanannya masih mengucurkan air dari botol. Tangan kanan Jesi juga mengucurkan air ke kedua payudaranya. Tubuh mereka berdua basah dan Jesi membalikkan tubuhnya. Dipeluknya Dea. Kedua payudara mereka yang berbeda ukuran menempel dan saling menggesek. Cerita Seks Dada Besar

“Oooucchh..” Mereka berdua sama-sama mendesah.

Hampir tiap hari Dea meremas kedua payudara Jesi dengan Breast Oil Africa yang berlanjut dengan percumbuan yang sangat panas.. Sampai akhirnya kedua payudara Jesi sama besarnya dengan kedua payudaranya bertepatan dengan berakhirnya masa kerja praktek Jesi di tempat Dea bekerja. Cerita Seks Dada Besar

Like & Share !